RSAD TK II PelamoniaRSAD TK II PelamoniaRSAD TK II Pelamonia
Jl. Jenderal Soedirman No. 27 Makassar
RSAD TK II PelamoniaRSAD TK II PelamoniaRSAD TK II Pelamonia

4 Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil dan Cara Mengatasinya

  • Home
  • kesehatan
  • 4 Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Akibatnya, sebagian cairan tersebut dapat berkumpul di bagian bawah tubuh, menyebabkan pembengkakan kaki.

  • Tekanan ekstra pada pembuluh darah

Pertumbuhan janin dan rahim dapat memberikan tekanan tambahan pada pembuluh darah di panggul.  Hal ini dapat menghambat aliran balik darah dari kaki ke jantung, sehingga banyak cairan menumpuk di kaki.

  • Perubahan hormon

Perubahan hormon selama kehamilan, terutama peningkatan hormon progesteron, dapat memengaruhi sirkulasi darah dan merangsang retensi atau penumpukan cairan di berbagai bagian tubuh, termasuk di kaki.

  • Peningkatan beban kaki

Bertambahnya berat badan selama kehamilan meningkatkan beban pada kaki ibu hamil. Hal ini juga dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil Kaki bengkak saat hamil seringkali menyebabkan rasa tak nyaman dan mengganggu mobilitas saat hamil. Menurut informasi dari WebMD, berikut cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang bisa dijajal:

  • Lakukan olahraga ringan

Melakukan latihan ringan, seperti berenang atau berjalan kaki, dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan mengurangi kaki bengkak.

  • Kenakan celana dan sepatu yang nyaman

Memilih sepatu dan celana yang nyaman, longgar, dan tidak ketat dapat membantu mengurangi tekanan pada kaki.

  • Hindari posisi duduk atau berdiri terlalu lama

Sering-sering berganti posisi dan menghindari duduk atau berdiri terlalu lama dapat membantu menjaga sirkulasi darah agar tetap normal.

  • Kompres dengan air dingin

Mengompres kaki dengan air dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan pada kaki dan memberikan rasa dingin yang menyegarkan.

  • Konsumsi makanan rendah garam

Memperhatikan asupan garam dapat membantu mengendalikan retensi cairan dan mengurangi pembengkakan. Kurangi asupan garam berlebih dan makanan tinggi natrium seperti makanan olahan, saus, kecap, makanan cepat saji, camilan asin, dan makanan instan. Jika pembengkakan kaki terus berlanjut atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk evaluasi lebih lanjut. Kondisi di atas bisa jadi salah satu gejala komplikasi kehamilan preeklamsia. Mengatasi kaki bengkak selama kehamilan melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup sehari-hari dan pilihan perawatan yang sehat. Dengan memahami penyebab kaki bengkak saat hami dan menerapkan langkah-langkah yang tepat di atas, bumil dapat menjalani masa kehamilan dengan nyaman.

kompas.com

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
×
Skip to content